Minggu, 29 Januari 2012

Detik Detik Kepergian Rasulullah :'(



 Sebuah Catatan Kutipan: Betapa Dahyatnya Cinta Rasulullah Pada Umatnya
Pagi itu Rasululloh dengan suara terbata-bata berkutbah, " Wahai umat ku. kita semua dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih_Nya, maka taat dan bertaqwala kepada_Nya. Ku wariskan dua perkara kepada kalian, Al Qur'an dan Sunnahku. Siapa yang mencintai Sunnahku, berarti mencintaiku dan kelak orang-orang yang mencintaiku akan masuk surga bersama-sama aku"

Kutbah singkat itu di akhiri dengan pandangan mata rasululloh yang tenang dan penuh minat menatap satu persatu sahabatnya. Abu bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca. Umar menahan nafas dan tangisnya. Usman menghela nafas panjang. Ali menundukkan kepala.

Isyarat telah datang, saatnya telah tiba, " Rasululloh akan meninggalkan kita semua" keluh hati sahabat. Manusia tercinta itu, hampi selesai tunaikan tugasnya. Tanda-tanda itu makin kuat. Ali dengan cekatan memeluk rasululloh yang lemah dan goyah ketika turun dari mimbar.

Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah rasululloh masih tertutup. Di dalamnya rasul terbaring lemah dengan kening berkeringat membasahi pelepah kurma alas tidurnya. Tiba-tiba dari luar pintu terdengar salam, "bolehkah saya masuk?'
tanyanya.

Fatimah tak mengijinkan masuk. "Maafkan ayahku sedang demam."

Ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya, "siapakah itu wahai anakku" "Tak taulah ayahku, sepertinya baru kali ini aku melihatnya" tutur Fatimah lembut.

Rasul menatap putrinya dengan pandangan yang mengetarkan. Seolah-olah bagian demi bagian wajah putrinya hendak di kenangnya.

" Ketahuilah. Dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara. Dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. dialah malaikul maut" kata rasululloh. Fatimahpun menahan ledakan tangisnya.

Ketika malaikat maut datang mendekat, rasul menanyakan kenapa jibril tidak menyertainya. Kemudian di panggilah jibril yang sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah ini.

"Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah" tanya rasul dengan suara yang teramat lemah.

"Pintu-pintu langit telah terbuka. para malaikat telah menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Ternyata itu tidak membuat rasul lega. Matanya masih penuh gambaran kecemasan.

" Engkau tidak senang mendengar kabar ini?" tanya jibril.

" Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"

" Jangan khawatir ya rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepada ku, Ku haramkan surga bagi siapa saja, kecuali umat muhammad telah berada di dalamnya" kata jibril.

Detik-detik semakin dekat. Saatnya Izrail melakukan tugasnya. Perlahan ruh rasululloh di tarik. Nampak sekujur tubuh rasul bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini" rasululloh mengaduh lirih. Fatimah terpejam. Ali yang berada di sampingnya menunduk semakin dalam. Jibril memalingkan muka.

"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" tanya rasululloh pada malaikat pengantar wahyu itu.

"Siapa yang sanggup melihat kekasih Allah di renggut ajal," kata Jibril. Kemudian terdengar rasul memekik karena sakit yang tak tertahankan. "Ya Allah, dasyat nian maut ini, timpahkan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku".

Badan rasul mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Ali segera mendekatkan telinganya, " Uushikum bis shalati, wa maa malakat aymanukum. Peliharalah sholat dan peliharalah orang-orang lemah diantara kamu "

Di luar pintu tangispun mulai terdengar bersahutan. Sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya. Dan Ali kembali mendekatkan telinga di bibir rasul yang mulai kebiruan, " Ummatii..., ummatii...., ummatii...,"

Berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi."

Wallahu a'lam

*Semoga bisa jadi perenungan...betapa luar biasanya Rasulullah mencintai umat-umatnya, subhanallah*

sumber:


Minggu, 27 November 2011

^^ laki-laki dan air mata^^


Laki-laki, siapa yang tak tahu makhluk macam apa dia… KUAT. KOKOH. TEGAR. PEMBERANI. Yah, dan semacamnya... Silahkan sebutkan kata-kata lain yang menurut kalian sepadan dengan kata-kata di atas, maka tanpa kalian pinta aku akan mengangguk untuknya. YAH! Seperti itulah mereka! Seperti kata-kata yang berloncatan begitu saja dalam benak kalian sepersekian detik setelah aku meminta.


Tapi kawan, mari sejenak ku perkenalkan kalian pada sosok lain dari laki-laki yang mungkin jarang bahkan tak pernah kalian temui sebelumnya. Dia sosok lelaki yang berteman dengan air mata. Cengeng mungkin kalian menyebutnya begitu, atau sebagian kecil yang lain memandangnya memalukan. Bahkan karena terlalu memalukannya ia (lelaki) merasa tak pantas dirinya disebut lelaki lagi saat air mata tak kuasa meluruh di pipinya.

Sahabatku...seberapa kuatnya engkau, engkau tetap manusia,,sama halnya denganku...Lantas siapa yang mengharamkan airmata mengalir dari matamu yang tajam itu. Siapa yang memberi tahumu, bahwa air mata telah dimonopoli dan menjadi mutlak milik wanita saja..?

Tahukah engkau sahabat, Tangis tak selalu menandakan kelemahan. Saat engkau menangis tak selalu berarti engkau tak berdaya. Ketahuilah.. tangisan mengekspresikan banyak rasa. Saat kita terlalu senang pun, bisa jadi kita meneteskan airmata.

Tahukah engkau sahabatku, Ayahmu dulu menangis saat menatapmu untuk pertama kalinya hadir di bumi, saat ia mengumandangkan adzan di telingamu yang masih merah itu. Ia bukan sedih, bukan pula ia lemah. Melainkan bahagia. Haru. Dan tak ada kata yang dapat mewakilinya kecuali tangisannya. Tangis hanya salah satu cara yang kita punya untuk menunjukkan ketakmampuan kita dalam mengungkapkan sesuatu.

Tangisanmu, menyadarkanku_dan harusnya juga menyadarkanmu_ bahwa engkau masih memilki hati sebagai organ VITAL dalam dirimu. Dan Ia masih berfungsi dengan begitu baik, ia hanya sedang menunjukkan bahwa sebagai manusia terkadang kau juga bisa rapuh. Menangis itu manusiawi teman, Lalu, masihkah engkau memandang lemah dirimu? Sebutkan padaku lelaki mana yang tak pernah menangis dalam hidupnya…! Tak satupun. Mungkin tidak di depanmu, tapi pasti di depan Tuhannya.

Tak ada yang salah jika lelaki menangis, engkau takkan kehilangan martabatmu sebagai makhluk perkasa, harga dirimu takkan runtuh begitu saja, selama kau menangisi hal yang pantas untuk ditangisi. Untukku pribadi itu sangat manusiawi, bahkan lelaki yang demikian lebih pemberani dibanding laki-laki yang manapun, karena ia mampu meninggalkan egonya sebagai laki-laki dan berpasrah diri menjadi seorang manusia biasa di hadapan TuhanNya.


Ahh…, aku tahu, sebagai lelaki mungkin engkau tak mau terlihat lemah dari pada wanita, terlebih di depan wanita. Tapi sahabat, Apapun masalahmu, bagiku dan aku yakin bagi wanita yang lain, saat engkau menangis, bukanlah karena engkau lemah, hanya saja engkau telah terlalu lama KUAT.

Menangislah…selama tangisanmu menjadikanmu pribadi yang lebih kuat
Menangislah…selama tangisanmu menyadarkanmu untuk lebih baik
Dan,
(Jangan sia-siakan air mata yang meredupkan sorot elangmu) maka,
Menangislah…selama kau menangisi hal yang TEPAT.


^_^
[saya dedikasikan untuk sahabat-sahabat saya yang merasa dirinya kecil hanya karena tak menyadari betapa luar biasanya ANDA]

Jumat, 25 November 2011

bijak bersama-NYA


Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh...
Selamat malam semuanya...


Setiap yang hidup, pasti disibukkan dengan masalah, bahkan mungkin kelak saat kita tak lagi hidup kita akan terus disibukkannya :) . Yah masalah, memang tak dapat dipisahkan dengan hidup...tapi sadar atau tidak, masalahlah yang membuat kita menjadi semakin dewasa dan bijak dalam memahami kehendak kehidupan. Kita banyak belajar dari masalah, jadi marilah mulai berpikir positif tentang segala permasalahan hidup ini.

Mungkin kita sering kali dipusingkan dengan berbagai masalah, tapi tentu hanya oleh masalah yang tidak dapat kita selesaikan, sebaliknya jika kita bisa menyelesaikannya masalah malah menjadi hal yang membanggakan :D

Segala macam penyakit ada obatnya. Obat ada aturannya. Mau sukses ikuti aturan mainnya, karena semua ada formulanya, kembalikannlah masalah pada sang Pencipta Masalah, maka Ia akan memberi solusi terbaik-Nya. Allah telah menghadiahkan kita Al-qur'an sebagai pedoman hidup , maka berpegang teguhlah kepadanya.


Berikut sedikit yang dapat saya bagi...

Tak jarang kita mengeluh... "hadeeuh...setres...cemas..galau"... dan Allah menjawab: "Hanya Dengan Mengingatku hati akan menjadi Tenang" (QS Ar-Rod: 28). Subhanllah...hal yang demikian tak perlu kita ragukan lagi, hanya dengan mengingat-Nya sajalah kita akan mendapat segala ketenangan dalam hidup.

Ketika kita mengeluh, "GILAK yah...gag ada yang mau bantuin aku pas lagi ada masalah kayak gini..pada kemana tuh yang namanya temen?!" Allah kembali mengulurkan tangan-Nya: "Berdoalah (mintalah) pada-KU niscaya Aku kabulkan Untukmu" (QS. Almukmin: 60).

"Sedihnya hatiku... :'(". Allah menjawab: " La Tahzan, Innallah Ma'ana. Janganlah bersedih, sesungguhnya Allah Bersama kita " (QS. At-Taubah: 40).

Dan, tak dapat dipungkiri.. betapa seringnya kita mengucapkan kalimat ini: " Berat banget, aku gak sanggup rasanya ngejalani ini semua.. :'( " Dan Dia dzat yang Maha Pengasih menjawab: "Aku tidak membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupan" (QS: Al-baqarah: 286). Yah.. itu janji-Nya. jadi percayalah.. bahwa setiap masalah yang kita hadapi akan dapat kita atasi.



Masalah ada untuk di hadapi, bukan untuk dihindari...lari dari masalah tak akan pernah dapat menyelesaikannya, namun memperuncing keadaan. Larikanlah semua masalah yang ada hanya kepada sang Khalik semata, karena hanya ia yang dapat memberi jalan keluar terbaik. ^^

ik hou van jou




Oktober 3

Hari ini ada bgitu banyak foto yg ku lihat di layar komputer tentengku, sebagian membuatku merasa senang dan ingin kembali ke masa-masa itu, sebagian yangg lain membuatku merasa menyesal membukanya. yah...tak apalah...itu hanya sekedar foto yg tak sedap dipandang mata, kenapa aku harus meributkannya? mau marah2 juga udah kejadian, jadi ya lebih baik diam, dengan harapan besok tak akan ada lagi foto2 semacam itu yang dengan sengaja nangkring di depan mata sipitku..^^ .walau sebenarnya kadang aku ingin marah saja. tapi aku tau.. kemarahanku juga tak akan merubah apa yg sudah terpampang di sana. aku punya pilihan untuk itu, tapi aku masih punya senjata sabar dalam dadaku.Aku hanya ingin menjalani hidup ini dengan lebih tenang, setenang angin yg berhembus di tengkukku.

Masih banyak yang belum aku lihat, dan seolah paham jari-jariku menggerakkan kursor dengan cekatan. mataku berhenti pada satu foto. itu foto kamu, teman. Dari sekian bnyak file .jpeg ini, tetap fotomu yg membuatku bergetar. Hati ini berdesir hebat. Entah itu foto kapan, rambutmu masih panjang . Persis seperti yang ada dalam mimpiku beberapa hari yang lalu. senyum yang menghias bibir basahmu juga masih menawan seperti pertama kali aku mengenalmu. akh.. betapa aku merindumu..Kamu pasti tengah bahagia sekarang :) aku juga akan berusaha bahagia untuk itu.

Kamu tak akan kekurangan apa-apa lagi. Aku lihat banyak cinta yang mengelilingimu, dan mereka juga tak pernah melupakanmu. Sama seperti aku.hanya saja, saat ini kita tak lagi dapat merasakan kebahagiaan itu bersama-sama lagi. jarak dan waktu, tak akan sudi untuk sekedar membantu. Tak apalah.. aku yakin suatu saat kita masih bisa bertemu, dan semoga saja itu hari dimana kita bisa berbagi keceriaan lagi. ^^kamu ingat?? kamu masih hutang banyak sama aku...pasti lupa deh! ^^ aku juga melupakannya kok, jadi kamu bisa tenang, kelak aku takkan menagihnya. Tapi, kalau boleh ada satu hutang yang ingin aku tagih, hutang penjelasan dari kamu. tentang kata ini: "Ik hou van jou". kamu boleh menjawabnya via sms. nomer ponselku gag pernah ganti kok, masih tetap 08563393xxx. kamu masih punya nomorku kan...?? hemm jangan-jangan udah ilang juga. pantesan hampir setahun lebih kamu gag pernah menghubungiku lagi. ya udah, kamu kirim via email aja kalau gitu. hemm..aku tunggu.

Teman, kalau kamu ndak sempet.. ndak papa kok. jangan lantas kamu jadikan beban, aku tau kamu pasti sibuk, banyak pertanyaan yang harus kamu jawab. semua waktumu sekarang hanya untuk satu hal. gag ada lagi waktu untuk urusan dunia, apalagi untuk aku.. ^^tapi, bisa tidak kamu bilang padaNnya untuk memberitahuku lewat mimpi saja, pasti bisa kan? kalian sekarang pasti lebih dekat. Dia pasti sangat menyayangimu, aku tahu..sebab malam itu aku melihat lesung pipit di wajahmu yang bersinar.. tepat di malam aku mengirimimu Alfatehah...

Senin, 13 April 2009

Apa itu RME (Realistic Mathematics Educations)

RME suatu Inovasi

dalam Pendidikan Matematika di Indonesia


Banyak negara maju telah menggunakan pendekatan baru yaitu pendekatan realistik (RME). RME banyak ditentukan oleh pandangan Freudenthal tentang matematika. Dua pandangan penting beliau adalah ‘mathematics must be connected to reality and mathematics as human activity ’. Pertama, matematika harus dekat terhadap siswa dan harus relevan dengan situasi kehidupan sehari-hari. Kedua, ia menekankan bahwa matematika sebagai aktivitas manusia, sehingga siswa harus di beri kesempatan untuk belajar melakukan aktivitas semua topik dalam matematika.
RME adalah pendekatan pengajaran yang bertitik tolak dari hal-hal yang 'real' bagi siswa, menekankan ketrampilan 'proses of doing mathematics', berdiskusi dan berkolaborasi, berargumentasi dengan teman sekelas sehingga mereka dapat menemukan sendiri ('student inventing' sebagai kebalikan dari 'teacher telling') dan pada akhirnya menggunakan matematika itu untuk menyelesaikan masalah baik secara individu maupun kelompok. Pada pendekatan ini peran guru tak lebih dari seorang fasilitator, moderator atau evaluator sementara siswa berfikir, mengkomunikasikan 'reasoningnya', melatih nuansa demokrasi dengan menghargai pendapat orang lain.
Treffers mengklasifikasikan pendidikan matematika berdasarkan horizontal dan vertikal mathematization (matematisasi) ke dalam empat type:
(1) mechanistic, atau ‘pendekatan traditional’, yang didasarkan pada ‘drill-practice’ dan pola atau pattern, yang menganggap orang seperti komputer atau suatu mesin (mekanik). Pada pendekatan, baik horizontal dan vertikal mathematization tidak digunakan.
(2) empiristic, dunia adalah realitas, dimana siswa dihadapkan dengan situasi dimana mereka harus menggunakan aktivitas horizontal mathematization. Treffer (1991) mengatakan bahwa pendekatan ini secara umum jarang digunakan dalam pendidikan matematika.
(3) structuralist, atau ‘Matematika modern’, didasarkan pada teori himpunan dan game yang bisa dikategorikan ke horizontal mathematization tetapi di tetapkan dari dunia yang dibuat secara ‘ad hoc’, yang tidak ada kesamaan dengan dunia siswa.
(4) realistic, yaitu pendekatan yang menggunakan suatu situasi dunia nyata atau suatu konteks sebagai titik tolak dalam belajar matematika. Pada tahap ini siswa melakukan aktivitas horizontal mathematization. Maksudnya siswa mengorganisasikan masalah dan mencoba mengidentfikasi aspek matematika yang ada pada masalah tersebut. Kemudian, dengan menggunakan vertical mathematization siswa tiba pada tahap pembentukan konsep.
Secara umum, teori RME terdiri dari lima karakteristik yaitu: (1) penggunaan real konteks sebagai titik tolak belajar matematika; (2) penggunaan model yang menekankan penyelesaian secara informal sebelum menggunakan cara formal atau rumus; (3) mengaitkan sesama topik dalam matematika; (4) penggunaan metode interaktif dalam belajar matematika dan (5) menghargai ragam jawaban dan kontribusi siswa.